Salib Kasih di Siatas Barita

Spot Turis   |   Nov 14, 2019

Salib Kasih di Siatas Barita, Tarutung, adalah tempat wisata spiritual yang didedikasikan untuk Dr. IL. Nomensen. Sebuah monumen yang dibangun untuk mengenang pengabdian penginjil dari Jerman, Dr. IL Nomensen, yang merupakan imam pertama yang menginjakkan kakinya di tanah Batak serta menyebarkan agama Kristen di antara mereka.

Salib Kasih – Sumber foto indonesiantourist-spots.blogspot.com

Salib Kasih ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan didekorasi dengan lampu di malam hari. Salib Kasih ini dapat terlihat dari kota Tarutung, yang terletak tepat di bawah kaki bukit Siatas Barita, terutama di kala malam. Di bawah salib cinta diikat oleh tiga pilar besar dan melambangkan Tritunggal. Sementara di tengah salib ada tulisan Kasih. Kasih adalah hal paling mendasar yang diajarkan dalam agama Kristen.

Dari Salib Kasih, pengunjung dapat melihat kota Tarutung dan tempat ini mampu menampung sekitar 600 orang, di depan terdapat altar (tempat pemimpin khotbah), tempat ini kerap digunakan untuk ibadah, paduan suara, grup vokal dan upacara keagamaan lainnya. .

Tempat untuk Beribadah – Sumber foto indonesiantourist-spots.blogspot.com

Salin Kasih ini dikelilingi oleh rumah-rumah kecil, yang disebut Rumah Doa, yang disumbangkan dari berbagai Wisatawan (secara umum, orang-orang yang sukses di luar negeri), pengunjungpun dapat berdoa di sini. Sekitar 100 meter dari lokasi terdapat aula untuk layanan ibadah biasanya untuk wisata spiritual.

Salin Kasih ini terletak di atas bukit, turis asing atau turis lokal dapat menggunakan sepeda motor, mobil atau bus ke taman wisata, di mana Anda dapat membeli beberapa suvenir, restoran, area permainan, area parkir dan beberapa fasilitas lainnya. Perjalanan ke Salib Kasih hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki atau sepeda motor. Jaraknya sekitar 1 km. Perjalanan Anda akan dimulai dari pintu masuk utama Salib Cinta,

Udara Pegunungan yang Menyegarkan – Sumber foto indonesiantourist-spots.blogspot.com

Selama pendakian ke Salib Kasih, pengunjung akan merasakan angin gunung yang sejuk, ini tidak mengherankan karena Dolok Siatas Barita dipenuhi dengan tanaman pohon pinus. Dalam perjalanan ke sana pengunjung akan menemukan beberapa ayat dalam Alkitab, yang ditulis pada ukiran kayu atau batu dan melekat pada pohon pinus. Itu sengaja ditinggalkan oleh pengunjung sebagai kenang-kenangan bagi pengunjung lain.

Sumber: IndonesiaTourist

Leave a comment

× Chat